Thursday, May 3, 2018

Saur dan Buka dengan Kurma


Kurma menjadi makanan pokok bagi bangsa timur tengah dimana daratanya hampir 90% adalah gurun pasir. Pohon kurma tumbuh subur didataran timur tengah ini.sehingga stock kurma sangat melimpah bahkan sampai diexpor kebeberapa negara termasuk indonesia. Pada prinsipnya buah-buahan sangat mudah dicerna oleh lambung dan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk siap disalurkan keseluruh tubuh. Hal inilah yang menjadi sebab untuk memakan buah-buahan terlebih dahulu dari pada makanan yang lainya. 

Kurma memiliki kandungan energi yang tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan yang lainya. dalam satu butir kurma memiliki energi dalam bentuk karbohidrat (6,1 gr), potasium (54,3 mg) dan zat besi. Satu sampai dua butir kurma mampu mengganti dengan energi yang habis dengan cepat dan tanpa membutuhkan energi yang banyak untuk mencernanya.Yang lebih menyenangkan perubahan gula dalam darah tidak meninggkat secara siknifikan seperti kita memakan nasi. 

Memakan kurma saat berpuasa bagi ummat islam adalah bagian dari mengamalkan sunnah Nabi.Dengan alasan pada diatas apa yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad tersebut sangatlah logis. karena dengan berbuka puasa dengan kurma kita dapat memulihkan energi kita setelah seharian puasa dengan cepat. Selain untuk buka puasa kurma sangat bagus untuk saur karena kandungan nutrisi dan kandungan gula dalam kurma yang tinggi, menjadikan kurma sebagai santap saur akan membuat badan lebih segar dan tahan dari rasa lapar. 

Menjadikan kurma sebagai bahan tambahan atau hanya kurma saja diwaktu saur dan buka adalah pilihan yang sangat tepat. Selain melaksanakan sunah Nabi, saur dan buka dengan kurma mengakibatkan badan kita lebih segar serta bernergi. Nabi menganjurkan dalam memakan buah kurma dalam bilangan ganjil. Sediankan selalu buah kurma saat bulan ramadhan dikala saur, sebagai bahan alternatif seandainya kita kesingan bangun saur. Saur dan Buka dengan kurma menjadikan kita tetap segar dan berenergi.